[SINGOPADU/SIDOARJO] – Suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan menyelimuti Balai Desa pada Rabu (11/03/2026), saat berlangsungnya acara penyampaian santunan bagi anak yatim, penyandang disabilitas (cacat), dan kaum dhuafa. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meringankan beban ekonomi warga yang kurang beruntung.
Acara yang dimulai sejak pagi hari ini dihadiri langsung oleh jajaran perangkat desa beserta seluruh perwakilan lembaga desa, mulai dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa), LPM, hingga tokoh masyarakat setempat. Kehadiran lembaga-lembaga desa ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat dalam mengawal program kesejahteraan sosial di tingkat akar rumput.
Berdasarkan data panitia penyelenggara, total penerima manfaat pada periode ini berjumlah 65 orang. Adapun rincian penerima terdiri dari:
Anak Yatim: Sebagai bentuk dukungan terhadap masa depan generasi muda.
Penyandang Disabilitas: Bentuk perhatian inklusif bagi warga berkebutuhan khusus.
Kaum Dhuafa: Upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi keluarga prasejahtera.
"Kegiatan ini bukan sekadar memberi bantuan materi, tetapi juga sebagai pengingat bahwa tidak ada satu pun warga kami yang berjalan sendirian. Kami hadir untuk saling menguatkan," ujar Kepala Desa dalam sambutannya.
Penyaluran santunan berjalan dengan tertib dan lancar. Para penerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas kepedulian yang diberikan oleh pihak desa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan volumenya, baik dari segi jumlah penerima maupun kualitas bantuan yang diberikan.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa dan lembaga-lembaga terkait, diharapkan indeks kesejahteraan sosial di desa ini terus merangkak naik dan menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan harmonis.