[SINGOPADU] – Dalam rangka melestarikan tradisi adat serta memohon keberkahan bagi seluruh warga, Pemerintah Desa (Pemdes) menyelenggarakan kegiatan Khotmil Qur'an di Balai Desa pada Kamis pagi (12/2).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB ini merupakan rangkaian utama dari peringatan Ruwah Desa tahun 2026. Suasana khidmat menyelimuti pendopo Balai Desa saat lantunan ayat-ayat suci mulai dikumandangkan di tengah udara pagi yang sejuk.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan representasi dari berbagai elemen penting di desa, antara lain:
Perangkat/Lembaga Desa: Sebagai bentuk pengabdian spiritual.
Tokoh Agama: Memimpin jalannya pembacaan doa dan khataman.
Karang Taruna (Kartar): Wujud regenerasi pemuda yang tetap memegang teguh nilai religius.
Tokoh Masyarakat: Menjaga kekompakan dan kerukunan warga.
Tradisi Ruwah Desa bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen refleksi syukur atas hasil bumi dan keselamatan yang diberikan kepada desa selama setahun terakhir. Dengan diawali Khotmil Qur'an, diharapkan desa senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan masyarakatnya hidup dalam kesejahteraan.
"Kegiatan ini adalah fondasi spiritual kita sebelum melangkah ke rangkaian acara Ruwah Desa lainnya. Kita ingin memulai segala sesuatunya dengan doa dan Al-Qur'an agar membawa keberkahan bagi seluruh warga," ujar salah satu perwakilan lembaga desa di sela-sela acara.
Acara berlangsung dengan lancar dan khusyuk, ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana yang semakin mempererat tali silaturahmi antar lini masyarakat.