SINGOPADU – Perayaan Hari Raya Idul Adha di Desa Singopadu berlangsung khidmat dan penuh dengan semangat kebersamaan. Warga dari berbagai wilayah ke-RT-an, institusi pendidikan, hingga jemaah masjid saling bahu-membahu melaksanakan prosesi penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan seluruh wilayah, total hewan kurban yang disembelih di Desa Singopadu pada tahun ini mencapai 12 ekor sapi dan 59 ekor kambing. Angka ini mencerminkan tingginya kepedulian sosial dan ketaatan ibadah warga Desa Singopadu.
Pelaksanaan ibadah kurban kali ini tersebar merata di lingkungan RW 001, RW 002, lembaga pendidikan, serta masjid pusat kegiatan. Berikut adalah rincian sebaran hewan kurban di masing-masing titik:
Lingkungan RW 001:
RT 001 RW 001: 1 ekor Sapi dan 5 ekor Kambing
RT 002 RW 001: 0 ekor Sapi dan 9 ekor Kambing
RT 003 RW 001: 2 ekor Sapi dan 6 ekor Kambing
RT 004 RW 001: 1 ekor Sapi dan 4 ekor Kambing
RT 005 RW 001: 0 ekor Sapi dan 8 ekor Kambing
Lingkungan RW 002:
RT 001 RW 002: 1 ekor Sapi dan 2 ekor Kambing
RT 002 RW 002: 2 ekor Sapi dan 4 ekor Kambing
RT 003 RW 002: 2 ekor Sapi dan 6 ekor Kambing
RT 004 RW 002: 1 ekor Sapi dan 13 ekor Kambing
Instansi Pendidikan & Masjid:
SD Negeri Singopadu: 1 ekor Sapi
Masjid Al Furqon: 1 ekor Sapi dan 2 ekor Kambing
Ada hal menarik dalam pelaksanaan kurban tahun ini, di mana SD Negeri Singopadu turut menyembelih 1 ekor sapi. Kegiatan di lingkungan sekolah ini menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk mengenal langsung nilai-nilai keikhlasan, berbagi, dan gotong royong sejak dini.
Sementara itu, Masjid Al Furqon sebagai salah satu pusat ibadah desa menjadi titik fokus penyembelihan dengan perolehan 1 sapi dan 2 kambing yang dikoordinasikan langsung oleh takmir masjid untuk jemaah sekitar.
Sejak pagi hari, para panitia kurban di masing-masing RT dan institusi telah bersiap dan membagi tugas, mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, hingga pengemasan.
Seluruh daging kurban dipastikan langsung didistribusikan secara tepat sasaran kepada warga yang berhak menerima (mustahik) di masing-masing lingkungan RT. Struktur koordinasi yang berbasis RT ini membuat proses pembagian berjalan sangat tertib tanpa menimbulkan antrean panjang.
Melalui momentum Idul Adha ini, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat berharap semangat kerukunan, gotong royong, dan kepedulian sosial antarwarga di Desa Singopadu dapat terus terjaga dan semakin kuat ke depannya.